Berton-ton sampah yang tidak terkumpul merusak pengalaman wisata di Paris
World

Berton-ton sampah yang tidak terkumpul merusak pengalaman wisata di Paris

Berton-ton sampah yang tidak terkumpul merusak pengalaman wisata di Paris
Tumpukan sampah menumpuk di luar supermarket di Paris pada 14 Maret 2023, sejak pemogokan pemogokan menentang reformasi pensiun yang diusulkan pemerintah Prancis.— AFP
  • Pengalaman wisata rusak karena sampah yang tidak terkumpul.
  • Serikat pekerja telah melakukan pemogokan terhadap RUU usia pensiun.
  • Pemogokan telah meninggalkan 6.600 ton sampah di trotoar di Paris.

PARIS: Turis Portugis Fabio Figueirado ingin mengagumi gedung-gedung indah dalam liburan romantis di Paris, tetapi sebaliknya dia dan rekannya menemukan diri mereka menjelajahi trotoar yang penuh dengan sampah.

“Saya belum pernah melihat kota dengan begitu banyak sampah di jalan,” kata pria berusia 25 tahun itu, di dekat gundukan kantong sampah yang menggembung di seberang gedung opera utama kota.

“Mereka harus mengambilnya seminggu sekali atau sesuatu, itu tidak bagus sama sekali.”

Turis berduyun-duyun ke Paris untuk jalan-jalan dongeng dan monumen ikonik, tetapi tumpukan sampah yang tidak terkumpul karena pemogokan terhadap reformasi pensiun merusak pengalaman bagi banyak pengunjung asing.

Itu Perancis pemulung sampah kota ibukota telah mogok sejak minggu lalu sebagai bagian dari aksi nasional terhadap RUU yang sangat tidak populer untuk menaikkan masa pensiun usia dan meningkatkan kontribusi untuk pensiun penuh.

Pemogokan tersebut telah menyebabkan 6.600 ton sampah menumpuk di trotoar di sekitar setengah ibu kota, menurut otoritas kota.

Duduk di dekat katedral Notre Dame, Martha Velasquez, 52, sedang menikmati es krim bersama keluarganya tidak jauh dari aliran tas hitam lainnya.

“Saya pikir sangat menyedihkan melihat begitu banyak sampah di kota yang indah ini,” kata pengunjung dari Kolombia.

“Sudah beberapa ruas jalan kita lihat tumpukan sampah.”

‘Saya akan menjadi miskin’

Pada hari Selasa, pengumpul dan pembersih sampah kota memilih untuk memperpanjang pemogokan mereka sampai setidaknya Senin depan, kata seorang perwakilan serikat pekerja kepada AFP.

Pengumpul sampah dan pengemudi truk menentang usia pensiun mereka didorong kembali dari 57 menjadi 59 jika undang-undang baru disahkan, CGT Persatuan kata.

Mereka juga menginginkan kenaikan upah sehingga mereka menerima pensiun yang sedikit lebih tinggi.

Murielle Gaeremynck, 56, termasuk yang mencolok.

Dia mengatakan dia telah bekerja selama lebih dari dua dekade sebagai pekerja sampah kota.

Tetapi ketika saya pensiun, “Saya tahu saya akan menjadi miskin,” katanya, menjelaskan pensiunnya akan kurang dari 1.200 euro (sekitar $1.200) sebulan.

Nabil Latreche, 44, mengatakan dia dan kolektor kota lainnya memiliki pekerjaan yang melelahkan dan pantas mendapatkan pensiun yang layak.

“Kami bekerja apakah ada hujan, salju atau angin,” katanya.

“Ketika kami berada di belakang truk, kami menghirup segala macam asap. Kami sering sakit karena bekerja.”

Tanda ‘negara bebas’

Di beberapa bagian Paris di mana penjemputan terganggu, beberapa turis dalam beberapa hari terakhir mengeluhkan baunya.

Tetapi yang lain jauh lebih pengertian.

Di gang belakang sempit restoran dekat Sungai Seine, Andrey Naradzetski, 21, berpose di depan tumpukan sampah raksasa.

Tapi dia melihat detritus sebagai tanda demokrasi yang sehat.

“Rasanya seperti negara yang benar-benar bebas dan bebas karena di sini ada pemogokan,” kata pemuda Belarusia yang tinggal di Polandia.

Saya tidak “percaya situasi yang sama dapat terjadi di negara asal saya.”

Tidak jauh, di dekat tempat sampah yang penuh, turis AS Daniel Gore, 53, mengatakan dia juga menghormati mereka yang mogok.

“Paris biasanya bersih,” katanya, pada kunjungannya yang ke-13 ke kota itu bersama istri dan putrinya.

“Kali ini kami jelas melihat perbedaan – ada sampah yang menumpuk – tetapi kami juga tahu mengapa dan mengerti.”

Jean-Francois Rial, presiden kantor pariwisata Paris, mengakui semua sampah itu “tidak optimal untuk pengunjung asing”.

Namun pemogokan yang sedang berlangsung “tidak akan berdampak” pada jumlah pariwisata di Paris, katanya AFP.

Togel singapore dan togel hongkong tentunya telah tidak asing kembali untuk anda penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong udah berdiri sejak tahun 1990 dan terjadi sampai sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini cuma sanggup kami jumpai di negara pengembang seperti singapura dan hongkong. Namun berjalannya selagi membuat keluar sgp jadi industri perjudian online terbesar di Asia bahkan Indonesia.

Di negara kami sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong berhasil menduduki peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat data togel singapore 2022 sudah berhasil mendapatkan verified dari instansi World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore benar-benar safe untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap-tiap harinya.

Di masa teknologi canggih, kini permainan toto hk bisa kita mainkan secara gampang. Karena di sini para member lumayan memiliki ponsel yang di dukung jaringan internet bagus untuk bisa terhubung dengan web togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus pastinya kini para member sanggup dengan enteng membeli angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.