Biden berusaha membangun ‘lantai’ untuk hubungan China dalam pertemuan Xi
World

Biden berusaha membangun ‘lantai’ untuk hubungan China dalam pertemuan Xi

Biden berusaha membangun ‘lantai’ untuk hubungan China dalam pertemuan Xi
Presiden AS Joe Biden berbicara secara virtual dengan Presiden China Xi Jinping dari Gedung Putih di Washington, AS, 15 November 2021. — Reuters
  • Joe Biden akan bertemu Xi Jinping minggu depan di Bali.
  • Pemimpin akan mengadakan pertemuan di sela-sela KTT.
  • Hubungan AS dengan China telah tegang.

WASHINGTON: Presiden AS Joe Biden berharap dapat membuat pedoman untuk bersaing dengan China ketika dia bertemu Xi Jinping minggu depan, tetapi dia akan jujur ​​​​tentang kekhawatiran AS, termasuk mengenai Taiwan dan hak asasi manusia, kata seorang pejabat senior pemerintah, Kamis.

“Presiden percaya sangat penting untuk membangun landasan bagi hubungan dan memastikan bahwa ada aturan jalan yang mengikat persaingan kita,” kata pejabat itu kepada wartawan dalam sebuah panggilan pada pertemuan tersebut.

Gedung Putih mengatakan Biden akan mengadakan pembicaraan pada hari Senin dengan Xi, presiden China, di sela-sela KTT Kelompok 20 negara di Indonesia, pertemuan tatap muka pertama mereka sejak Biden menjadi presiden pada Januari 2021.

Hubungan AS dengan China telah tegang, terutama sejak kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi pada Agustus ke Taiwan, pulau demokratis berpemerintahan sendiri yang diklaim Beijing sebagai wilayahnya.

China adalah saingan strategis utama Washington dan ekonomi terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Amerika Serikat ingin memiliki hubungan yang stabil dengan Beijing meskipun ada ketegangan atas Taiwan, Laut Cina Selatan, perdagangan dan sejumlah masalah lainnya.

Pejabat senior administrasi mengatakan tidak akan ada pernyataan bersama dari pertemuan di mana tidak ada harapan untuk kesepakatan khusus.

“Saya berharap presiden akan jujur ​​tentang sejumlah kekhawatiran kami, termasuk aktivitas RRT (Republik Rakyat China) yang mengancam perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, serta kekhawatiran lama kami tentang pelanggaran hak asasi manusia,” kata pejabat itu.

Perang Rusia di Ukraina dan Korea Utara kemungkinan akan dibahas, kata pejabat itu.

Biden mengatakan pada hari Rabu bahwa dia tidak mau membuat konsesi mendasar apa pun ketika dia bertemu Xi, dan dia ingin kedua pemimpin itu menetapkan “garis merah” mereka dan menyelesaikan area konflik, termasuk di Taiwan.

Gedung Putih berusaha mempertahankan dialog yang diputuskan China untuk dihentikan setelah kunjungan Pelosi di bidang-bidang seperti iklim dan komunikasi militer-ke-militer, kata pejabat itu, tetapi tidak ada harapan kedua pemimpin akan dapat duduk dan menyelesaikan masalah. semua masalah mereka.

Amerika Serikat telah memperhatikan pernyataan “penting” Xi tentang tidak digunakannya senjata nuklir di Ukraina setelah Xi setuju dalam pertemuan dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz pekan lalu bahwa kedua pemimpin menentang penggunaannya, kata pejabat itu.

Sekutu Barat Ukraina menuduh Rusia mengancam akan menggunakan senjata nuklir di Ukraina, meskipun Moskow membantah melakukannya, dan China menahan diri untuk tidak mengkritik Rusia atas invasi tersebut atau menyerukan Moskow untuk menarik pasukannya.

Amerika Serikat dan sekutunya percaya Korea Utara mungkin akan melanjutkan uji coba bom nuklir untuk pertama kalinya sejak 2017 dan menuduh China dan Rusia memungkinkan program rudal dan bom Pyongyang dengan gagal menegakkan sanksi Dewan Keamanan PBB yang dimaksudkan untuk menghalangi. mereka.

Sementara Rusia dan China mendukung sanksi yang diperketat setelah uji coba nuklir terakhir Korea Utara, pada bulan Mei mereka memveto dorongan pimpinan AS untuk menjatuhkan lebih banyak sanksi PBB atas peluncuran rudal balistik baru Korea Utara.

Washington yakin China dan Rusia memiliki pengaruh untuk membujuk Korea Utara agar tidak melanjutkan uji coba bom nuklir.

“Ini adalah area di mana China dan Amerika Serikat memiliki sejarah kerja sama … ada rekam jejak untuk dapat bekerja sama. Jadi saya pikir presiden akan mendekati percakapan dengan semangat itu,” pejabat itu dikatakan.

Bagi Xi, yang memperkuat kepemimpinannya di Kongres Partai Komunis bulan lalu, pertemuan dengan Biden terjadi ketika ekonomi China berjuang dengan langkah-langkah pencegahan COVID-19 yang ketat.

Langkah-langkah itu, dan perjalanan terbatas Xi ke luar negeri sejak pandemi dimulai, berarti lima pertemuan sebelumnya dengan Biden dilakukan secara virtual.

Pejabat AS mengatakan kedua belah pihak sedang membahas protokol COVID-19 untuk pertemuan itu tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut.

Togel singapore dan togel hongkong pastinya sudah tidak asing lagi untuk anda penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong sudah berdiri sejak th. 1990 dan terjadi hingga sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini hanya mampu kita jumpai di negara pengembang layaknya singapura dan hongkong. Namun berjalannya pas menyebabkan togel hari ini sgp jadi industri perjudian online terbesar di Asia lebih-lebih Indonesia.

Di negara kami sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong sukses menduduki peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Togel HK udah sukses meraih verified dari instansi World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore amat safe untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap-tiap harinya.

Di jaman teknologi canggih, kini permainan result togel singapore bisa kami mainkan secara gampang. Karena disini para member lumayan punya ponsel yang didukung jaringan internet bagus untuk dapat mengakses bersama web site togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus tentunya kini para member bisa bersama dengan enteng belanja angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.