DPR AS meloloskan larangan senapan serbu, kemungkinan akan hancur di Senat
World

DPR AS meloloskan larangan senapan serbu, kemungkinan akan hancur di Senat

DPR AS meloloskan larangan senapan serbu, kemungkinan akan hancur di Senat
Ketua DPR AS Nancy Pelosi (D-CA) memimpin DPR AS mengesahkan undang-undang keamanan senjata “Bipartisan Safer Communities Act” di Kamar DPR di Capitol Hill di Washington, 24 Juni 2022.Foto— REUTERS/Jim Bourg
  • Nancy Pelosi menyebut RUU itu sebagai “langkah penting dalam perjuangan berkelanjutan melawan epidemi kekerasan senjata yang mematikan.
  • Biden mengatakan senjata telah menjadi pembunuh utama anak-anak di Amerika Serikat.
  • Anggota parlemen Republik melawan rekan-rekan Demokrat mereka.

WASHINGTON: Dewan Perwakilan Rakyat AS, didorong oleh serangkaian penembakan massal yang mengerikan, meloloskan undang-undang pada hari Jumat yang akan melarang senjata serbu untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.

Undang-undang itu disetujui oleh 217 banding 213 suara di DPR yang mayoritas Demokrat dan sekarang masuk ke Senat – di mana kemungkinan besar akan gagal.

Reformasi senjata tetap sangat memecah belah di Amerika Serikat – meskipun ada momok mematikan penembakan massal – dengan hanya dua Partai Republik bergabung dengan Demokrat untuk mendukung larangan senjata serbu di DPR.

Di Senat yang beranggotakan 100 orang, Demokrat hanya memiliki 50 kursi dan 10 suara Republik diperlukan untuk membawa sebuah tindakan ke lantai untuk dipertimbangkan.

Kongres meloloskan larangan 10 tahun terhadap senapan serbu dan magasin berkapasitas tinggi tertentu pada tahun 1994 tetapi anggota parlemen membiarkannya berakhir pada tahun 2004 dan penjualan senjata telah melonjak sejak saat itu.

Ketua DPR Demokrat Nancy Pelosi menyebut RUU terbaru sebagai “langkah penting dalam perjuangan berkelanjutan kami melawan epidemi mematikan kekerasan senjata di negara kami.”

Itu akan melarang penjualan, impor, pembuatan atau transfer senjata semi-otomatis tertentu seperti yang digunakan dalam penembakan massal baru-baru ini di Buffalo, New York, Uvalde, Texas, dan Highland Park, Illinois.

Seorang supremasi kulit putih yang diakui menembak mati 10 orang Afrika-Amerika di sebuah supermarket di Buffalo pada bulan Mei.

Sembilan belas anak sekolah dan dua guru dibunuh oleh seorang pria berusia 18 tahun di sebuah sekolah dasar di Uvalde pada bulan yang sama dan tujuh orang ditembak mati pada parade 4 Juli di Highland Park.

Setelah pembantaian Uvalde, Presiden Joe Biden mengimbau anggota parlemen untuk kembali melarang senapan serbu atau setidaknya menaikkan usia minimum untuk membelinya dari 18 menjadi 21.

Tetapi anggota parlemen Republik, yang melihat pembatasan seperti itu bertentangan dengan hak konstitusional untuk memanggul senjata, telah menolak untuk menyetujuinya.

Dalam sebuah pernyataan, Biden mengatakan “40.000 orang Amerika meninggal karena luka tembak setiap tahun dan senjata telah menjadi pembunuh utama anak-anak di Amerika Serikat.

“Kami tahu senjata serbu dan larangan majalah berkapasitas besar akan menyelamatkan nyawa,” katanya.

Sebuah komite DPR, dalam sebuah laporan yang dirilis minggu ini, mengatakan pembuat senjata AS memperoleh $ 1 miliar dalam dekade terakhir dari penjualan senjata semi-otomatis gaya AR-15.

“Industri senjata telah membanjiri lingkungan kami, sekolah-sekolah kami dan bahkan gereja-gereja dan sinagoga-sinagoga kami dengan senjata-senjata mematikan ini dan menjadi kaya dengan melakukannya,” kata Perwakilan Demokrat Carolyn Maloney.

“Mereka memilih garis bawah mereka daripada kehidupan sesama orang Amerika,” kata anggota parlemen New York itu pada sidang yang dihadiri oleh kerabat korban kekerasan senjata.

Anggota parlemen Republik melawan rekan-rekan Demokrat mereka.

“Produsen senjata tidak menyebabkan kejahatan kekerasan,” kata Perwakilan James Comer dari Kentucky. “Penjahat menyebabkan kejahatan kekerasan.”

“Kami akan terus melindungi hak semua pemilik senjata yang taat hukum yang menggunakan, menyimpan, dan membawa senjata api dengan aman, termasuk AR-15,” kata Comer.

Togel singapore dan togel hongkong tentunya udah tidak asing kembali untuk kamu penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong sudah berdiri sejak tahun 1990 dan berjalan hingga sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini cuma sanggup kita jumpai di negara pengembang layaknya singapura dan hongkong. Namun berjalannya pas menyebabkan Pengeluaran HK jadi industri perjudian online terbesar di Asia apalagi Indonesia.

Di negara kami sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong berhasil tempati peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Togel SGP udah berhasil beroleh verified dari instansi World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore amat aman untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap-tiap harinya.

Di jaman teknologi canggih, kini permainan Result HK bisa kami mainkan secara gampang. Karena disini para member cukup mempunyai ponsel yang mendapat dukungan jaringan internet bagus untuk bisa mengakses dengan website togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus sudah pasti kini para member mampu bersama gampang membeli angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.