ECP dalam menanggapi Imran Khan
Pakistan

ECP dalam menanggapi Imran Khan

ECP dalam menanggapi Imran Khan
Komisi Pemilihan Pakistan (ECP)
  • ECP mengecam keras “tuduhan tak berdasar” terhadap ketua komisi pemilihan oleh Ketua PTI Imran Khan.
  • Mengatakan tidak ada institusi yang menjadi pengkhianat hanya dengan sebuah dekrit.
  • ECP juga menanggapi tuduhan yang dilontarkan Asad Umar.

Komisi Pemilihan Pakistan (ECP) pada hari Jumat mengecam keras apa yang disebutnya “tuduhan tak berdasar” yang dilontarkan terhadap ketua komisi pemilihan (CEC) oleh Ketua PTI Imran Khan, dengan mengatakan tidak ada lembaga yang menjadi pengkhianat hanya dengan dekrit yang dikeluarkan terhadapnya, Berita dilaporkan.

Ketua PTI mengajukan tuduhan baru terhadap CEC Sikandar Sultan Raja di Khushab, menyebutnya sebagai “pengkhianat”, dan juru bicara ECP bereaksi dengan marah. Dia menyatakan bahwa ECP “akan terus membuat keputusan sesuai dengan Konstitusi dan hukum, tanpa rasa takut atau bantuan”.

Dia juga mengeluarkan pernyataan sebagai tanggapan atas konferensi pers Sekjen PTI Asad Umar, di mana pemimpin partai meluncurkan rentetan tuduhan terhadap badan pemilihan.

“Pernyataan pendaftaran suara yang didorong oleh media tidak berdasar dan bertentangan dengan kenyataan. Ini adalah teknik propaganda kotor dimana orang-orang disesatkan. KPU berkomitmen menyelenggarakan pemilu yang transparan dan damai di 20 daerah pemilihan tambahan bekerja sama dengan lembaga lain dan ini akan dipastikan,” katanya.

Sebelumnya pada hari itu, dalam konferensi persnya, Umar memperingatkan bahwa negara akan bergerak menuju “situasi sulit” jika publik menganggap ECP tidak melakukan keadilan atau menjadi penonton diam ketika hukum dilanggar selama pemilihan sela mendatang di Punjab. Pemimpin PTI menuduh bahwa “gangguan” sedang terjadi untuk mengubah hasil jajak pendapat yang akan datang. Dia menyalahkan pemerintah karena diduga mengubah daftar pemilih dan menggunakan mesin negara untuk menguntungkan calon mantan PTI yang didukung partai-partai berkuasa.

Umar meminta para pekerja partai untuk sepenuhnya mempersiapkan pemilu mendatang dan mengatakan: “Apa pun yang mereka lakukan, PTI akan menang dengan mayoritas besar pada 17 Juli. Begitu Punjab lepas dari tangan mereka (pemerintah), apa yang akan dilakukan perdana menteri yang diimpor? lakukan di Islamabad? Kami sedang menuju pemilihan baru”.

Dia kemudian datang dengan keras kepada badan pemilihan dan “menasehatinya” untuk membagi dirinya sebagai simbol pemilihan juga karena “berperilaku seperti partai politik”. Dia mengklaim bahwa jelas bahwa PTI “memimpin secara mencolok” di semua daerah pemilihan yang mereka kunjungi, saat dia mengutip jajak pendapat.

Pemimpin PTI berpendapat bahwa itu tidak mengejutkan, terutama dengan “peningkatan luar biasa dalam popularitas Imran Khan” dalam beberapa bulan terakhir. Dia mengatakan aspek yang paling disambut adalah bahwa dukungan datang dari semua sektor masyarakat yang berbeda, dari yang berpenghasilan terendah hingga yang paling berpendidikan. “Kami menyaksikan persatuan bangsa.”

Dia mengatakan itu “jelas” dan pemerintah “palsu” juga bisa melihatnya. Dia mencatat pemilihan sela akan diadakan pada 17 dan kemudian pemilihan kepala menteri akan diadakan pada 22 Juli, setelah itu “cerita ini akan selesai tetapi mereka (penguasa) tidak siap untuk pergi begitu saja”.

Pemimpin PTI mengklaim bahwa ‘”panggilan langsung” sedang dilakukan dari asisten komisaris dan wakil komisaris kepada pejabat di Punjab.

“Orang-orang kami diancam dan FIR sedang didaftarkan. Namun, yang paling berbahaya adalah mendaftarkan suara secara ilegal. Kami telah mengajukan petisi. Petisi individu telah diajukan tetapi ECP belum mengambil tindakan apa pun. Undang-undang dengan jelas mengatakan bahwa suara tidak dapat diubah setelah tanggal pemilihan diumumkan tetapi bertentangan dengan itu, suara baru didaftarkan dalam daftar pemilih. Mereka kebanyakan adalah mereka yang alamat sementara atau permanennya tidak termasuk dalam daerah pemilihan itu dan ini adalah ujian bagi ECP dan pengadilan,” katanya.

Togel singapore dan togel hongkong tentu saja udah tidak asing ulang untuk kamu penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong telah berdiri sejak th. 1990 dan berlangsung hingga sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini hanya mampu kita jumpai di negara pengembang layaknya singapura dan hongkong. Namun berjalannya selagi memicu totobet sidney jadi industri perjudian online terbesar di Asia lebih-lebih Indonesia.

Di negara kita sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong sukses tempati peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat sgp prize telah berhasil memperoleh verified dari lembaga World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore terlampau safe untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap-tiap harinya.

Di masa teknologi canggih, kini permainan Togel Sidney sanggup kami mainkan secara gampang. Karena di sini para member lumayan punyai ponsel yang di dukung jaringan internet bagus untuk dapat membuka dengan website togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus sudah pasti kini para member sanggup dengan gampang membeli angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.