empat dekade tekanan Barat
World

empat dekade tekanan Barat

empat dekade tekanan Barat
Warga Iran menghadiri protes mengutuk serangan Shiraz dan kerusuhan di Teheran, 28 Oktober 2022. — Reuters

PARIS: Iran adalah salah satu negara yang paling terkena sanksi di dunia, dengan kekuatan Barat selama empat dekade terakhir menggunakan serangkaian tindakan yang menghukum dalam upaya untuk mendorong perubahan.

Pada hari Selasa, Teheran mengatakan akan menanggapi sanksi terbaru yang diberlakukan oleh Uni Eropa (UE) dan Inggris atas penanganan protes selama berbulan-bulan yang dipicu oleh kematian dalam tahanan. Mahsa Amin.

Berikut kronologi sanksi yang dijatuhkan:

1979: Pembalasan krisis penyanderaan

Pada November 1979, mahasiswa revolusioner Iran mengejutkan dunia ketika mereka menyerbu kedutaan AS di Teheran dan menyandera 52 orang.

Pada tahun 1980, di tengah krisis selama 444 hari, Washington memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran dan memberlakukan pembatasan perdagangan dan perjalanan.

1983: Daftar hitam pengeboman Beirut

Pada tahun 1983, Amerika Serikat terguncang setelah 241 Marinir tewas dalam pemboman truk bunuh diri di ibukota Lebanon, Beirut. Beberapa menit kemudian, pengeboman kedua menewaskan 58 tentara Prancis.

Pada tahun 1984, Amerika Serikat memasukkan Iran ke daftar hitam sebagai “negara sponsor teror” atas dugaan perannya dalam serangan itu.

Tiga tahun kemudian, pada tahun 1987, presiden AS saat itu Ronald Reagan melarang semua impor Iran dan membatasi beberapa ekspor AS ke negara itu, atas serangan terhadap kapal-kapal Amerika di Teluk.

1995: Embargo perdagangan AS

Pada tahun 1995, Presiden AS Bill Clinton memerintahkan embargo perdagangan dan keuangan total terhadap Iran, menuduhnya mendukung terorisme.

Perusahaan asing yang berinvestasi di sektor minyak Iran menjadi sasaran.

Pada tahun 2002, Presiden AS George W Bush menempatkan Iran pada daftar negara di “poros kejahatan” yang mendukung terorisme.

2005: Sanksi nuklir PBB

Kekhawatiran bahwa Iran mencoba mengembangkan senjata nuklir meningkat pada tahun 2005, ketika presiden garis keras yang baru terpilih Mahmoud Ahmadinejad mengakhiri pembekuan pengayaan uranium.

Antara 2006 dan 2010, PBB mengadopsi empat putaran sanksi ekonomi dan perdagangan terhadap entitas yang terkait dengan program nuklir dan balistik Iran dan membekukan aset mereka.

Pada tahun 2008, Washington melarang bank-bank Amerika menjadi perantara dalam transfer dana dengan Iran.

Iran, yang selalu menyangkal ambisi untuk mengembangkan bom atom, juga ditempatkan di bawah embargo senjata dan pinjaman ke Teheran dibatasi.

2010-12: Lebih banyak masalah finansial

Antara 2010 dan 2012, tindakan pembalasan diumumkan terhadap kelompok asing yang berinvestasi di sektor minyak penting Iran, dan industri otomotif juga menjadi sasaran.

Uni Eropa melarang bantuan teknis atau transfer teknologi minyak ke Iran, memberlakukan embargo minyak dan membekukan ratusan aset termasuk milik bank sentral Iran.

2015: Kesepakatan nuklir

Yang bersejarah kesepakatan tercapai oleh kekuatan dunia pada tahun 2015 atas program nuklir Iran memberikan pencabutan bertahap sanksi terkait nuklir yang diberlakukan sejak tahun 2006.

Pada 2018, presiden AS saat itu Donald Trump berjalan pergi dari kesepakatan.

Trump memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran dan perusahaan yang terkait dengannya, memukul bank sentral dan sektor minyak sebagai bagian dari taktik “tekanan maksimum” pada musuh bebuyutan Washington itu.

Pada April 2019, Washington menunjuk Korps Pengawal Revolusi Islam Iran sebagai organisasi teroris.

Setelah pemilihan Presiden AS Joe Biden pada tahun 2021, Washington memulai pembicaraan tidak langsung yang dimediasi UE dengan Iran di Wina, dalam upaya untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir.

2022-23: Tindakan keras dihukum

Washington dan Brussel memberlakukan sanksi baru menyusul sanksi Iran penumpasan brutal tentang protes massal yang dipimpin perempuan yang meletus setelah kematian Mahsa Amini pada 16 September 2022 setelah penangkapannya oleh polisi moralitas yang terkenal kejam.

Pada 23 Januari 2023, UE menargetkan beberapa pemimpin Pengawal Revolusi dalam putaran keempat sanksi atas represi tersebut.

Togel singapore dan togel hongkong tentunya telah tidak asing kembali untuk kamu penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong sudah berdiri sejak tahun 1990 dan berjalan hingga sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini cuma bisa kami jumpai di negara pengembang layaknya singapura dan hongkong. Namun berjalannya saat memicu HK Pools menjadi industri perjudian online terbesar di Asia lebih-lebih Indonesia.

Di negara kami sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong berhasil menempati peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Togel Hongkong udah sukses memperoleh verified dari instansi World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore terlalu aman untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap tiap harinya.

Di masa teknologi canggih, kini permainan toto hk dapat kami mainkan secara gampang. Karena di sini para member memadai punyai ponsel yang mendapat dukungan jaringan internet bagus untuk bisa terhubung bersama website togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus pastinya kini para member bisa bersama enteng membeli angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.