IHC menolak kasus FIA terhadap warga negara melalui tweet kontroversial
Pakistan

IHC menolak kasus FIA terhadap warga negara melalui tweet kontroversial

IHC menolak kasus FIA terhadap warga negara melalui tweet kontroversial
Gambar Pengadilan Tinggi Islamabad. — situs web IHC
  • Hakim Sattar menyetujui permohonan warga untuk menghentikan kasus.
  • Putusan menyatakan tweet kontroversial “tidak memfitnah individu mana pun”.
  • Pengadilan mengatakan FIR FIA terhadap warga terdaftar “tanpa otoritas yang sah”.

ISLAMABAD: Pengadilan Tinggi Islamabad (IHC) Sabtu menyatakan bahwa penggunaan tagar tren kontroversial bukanlah kejahatan dan juga menolak kasus serupa yang diajukan Badan Investigasi Federal (FIA) terhadap seorang warga negara.

Hakim Babar Sattar dari IHC menyetujui petisi untuk membatalkan kasus yang diajukan oleh seorang warga negara bernama Kashif Fareed.

“Itu [controversial] tweet itu tidak memfitnah individu mana pun dan akibatnya Pasal 500 dan 501 tidak ditarik sehubungan dengan tuduhan di FIR,” bunyi putusan pengadilan.

Ia menambahkan bahwa pengaduan berdasarkan Bagian 505 KUHP Pakistan (PPC) hanya dapat didaftarkan atas perintah pemerintah federal atau provinsi atau oleh petugas yang diberi kuasa oleh mereka, yang menyatakan pendaftaran FIR dilakukan “tanpa otoritas yang sah”.

Dalam putusan tertulisnya, dia menyebutkan bahwa sekadar men-tweet sebuah tren bukan merupakan pelanggaran.

Putusan itu juga menyatakan bahwa suatu kasus tidak dapat dilakukan kecuali ada sesuatu yang tidak pantas dalam kata-kata yang ditulis oleh orang yang telah men-tweet.

Tujuan mengajukan FIR semacam itu terhadap warga negara hanya untuk mengekang kebebasan berbicara dan penyensoran ilegal. FIA telah mengolok-olok negara dengan mendaftarkan kasus ini, kata putusan pengadilan.

Putusan tersebut menyebutkan bahwa “tidak dapat dibayangkan” bagaimana tweet, yang menjadi alasan pengaduan terhadap pemohon, dapat “menimbulkan ketakutan atau kekhawatiran di masyarakat yang menyebabkan anggota masyarakat melakukan pelanggaran terhadap negara atau terhadap publik” .

Warga khawatir tweet dengan tren tersebut dapat mengarah pada tindakan di luar hukum dan FIA justru mengajukan kasus pidana, yang tidak terbayangkan, demikian bunyi putusan tersebut.

Putusan pengadilan menambahkan bahwa sangat tragis menanamkan keraguan di benak publik melalui langkah ini. Hakim mengarahkan FIA dan kementerian dalam negeri untuk memenuhi tanggung jawab dasar mereka melindungi warga negara, daripada terlibat dalam kasus semacam itu.

Setiap challan yang diajukan di pengadilan mana pun sehubungan dengan kasus yang didaftarkan terhadap warga negara dan prosedurnya dinyatakan batal dalam putusan.

Togel singapore dan togel hongkong tentunya udah tidak asing kembali untuk kamu penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong telah berdiri sejak tahun 1990 dan terjadi sampai sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini cuma dapat kami jumpai di negara pengembang layaknya singapura dan hongkong. Namun berjalannya waktu sebabkan HK Hari Ini menjadi industri perjudian online terbesar di Asia lebih-lebih Indonesia.

Di negara kami sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong sukses mendiami peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat data singapore prize telah sukses mendapatkan verified dari instansi World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore terlampau safe untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap tiap harinya.

Di era teknologi canggih, kini permainan keluar hk sanggup kami mainkan secara gampang. Karena di sini para member lumayan memiliki ponsel yang didukung jaringan internet bagus untuk bisa mengakses bersama dengan web site togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus tentunya kini para member mampu dengan enteng belanja angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.