Koalisi yang berkuasa menghukum Imran Khan setelah pengungkapan Toshakana
Pakistan

Koalisi yang berkuasa menghukum Imran Khan setelah pengungkapan Toshakana

Koalisi yang berkuasa menghukum Imran Khan setelah pengungkapan Toshakana
Wakil Presiden PML-N Maryam Nawaz (kiri) dan Asisten Khusus Perdana Menteri Attaullah Tarar. — Reuters/Twitter
  • Maryam meminta Imran Khan untuk memberikan kuitansi penjualan hadiah.
  • Attaullah Tarar mengisyaratkan proses pidana terhadap mantan PM.
  • Penyesalan hadiah unik tidak dimaksudkan untuk dijual di pasar terbuka.

Pemimpin dari koalisi yang berkuasa mencaci Ketua PTI Imran Khan setelah seorang pengusaha yang berbasis di Dubai mengungkapkan bahwa dia telah membeli hadiah Toshakhana yang diberikan kepada mantan perdana menteri oleh Putra Mahkota Saudi Mohammad Bin Salman.

Pimpinan PTI mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadap Umar Farooq Zahoor, jutawan yang berbasis di Dubai, karena melontarkan tuduhan “tidak berdasar” terhadap ketua partai.

Namun setelah pengungkapan yang mengejutkan, Wakil Presiden PML-N Maryam Nawaz meminta Khan untuk tidak mengelak dari pertanyaan dan memberikan kuitansi penjualan hadiah.

“Siapa yang menjual arloji itu, beri tahu saya namanya. Bagaimana uang itu ditransfer ke Pakistan,” kata pemimpin PML-N, menambahkan bahwa kepala PTI, yang menyebut orang lain sebagai pencuri, ternyata adalah “pencuri terbesar” itu sendiri. .

Proses pidana terhadap Khan

Asisten Khusus Perdana Menteri Attaullah Tarar mengisyaratkan bahwa pemerintah akan memulai proses pidana terhadap mantan perdana menteri dalam kasus Toshakhana sesuai perintah Komisi Pemilihan Umum Pakistan.

“Ini satu-satunya jam tangan yang disiapkan oleh Putra Mahkota Saudi untuk dihadiahkan ke Pakistan, jadi harganya tidak bisa ditandingi dengan yang lain. Pelat jam uniknya berbentuk Khana Ka’bah (Baitullah Sharif),” katanya sambil menunjukkan bukti dokumenter tentang detail hadiah dan evaluasi harga.

Dia mengatakan sesuai aturan, hadiah apa pun yang diterima dari luar negeri pertama-tama disimpan di Toshakhana dan kemudian prosedur evaluasi pasar lainnya dilakukan jika penerima ingin menyimpannya. “Tapi tidak ada yang terjadi dalam kasus ini.”

Namun, kata dia, berdasarkan evaluasi pasar yang telah dilakukan secara profesional dan teknis menyeluruh, harganya mencapai sekitar $12 juta, hampir Rs1,7 miliar pada waktu itu dan sekarang Rs2 miliar.

Asisten khusus itu juga mengatakan Khan membeli satu set jam tangan seharga Rs20 juta saja, tanpa mengikuti prosedur yang ditetapkan. “Dan sekarang, dia [Imran] telah mengaku melakukan dua kejahatan yaitu jual beli itu.”

Pemimpin PML-N menyesalkan bahwa hadiah unik itu tidak dimaksudkan untuk dijual di pasar terbuka karena diberikan sebagai tanda cinta dan rasa hormat yang besar kepada Pakistan.

Tarar menuntut mantan perdana menteri itu untuk mengajukan pengunduran dirinya dari kepemimpinan PTI karena dia telah dinyatakan sebagai pencuri bersertifikat setelah menjual jam tangan “dibuat sesuai pesanan” di pasar.

Dia percaya bahwa hadiah yang diberikan putra mahkota kepada Khan adalah untuk rakyat Pakistan. Ia mengatakan pemerintah juga akan mengeluarkan surat perintah merah untuk pemulangan Farah Gogi dari UEA.

‘Penangan Imran Khan’

Menteri Penerangan Marriyum Aurangzeb mengkritik keras Khan, memintanya untuk memutuskan kapan dia akan datang ke pengadilan.

Pemimpin PML-N bertanya kepada kepala PTI, menanyakan apakah dia menerima jam tangan senilai Rs20 juta dan menjualnya seharga Rs280 juta. “Apakah Farah Gogi membawa uangnya? Apakah uangnya diumumkan?” dia bertanya.

Dia meminta mantan perdana menteri untuk membagikan tanda terima hadiah di Twitter juga. “Penangan Imran Khan – Farah Gogi dan Shahzad Akbar – telah ditangkap,” tambahnya.

Dia mengatakan bahwa Khan melontarkan tuduhan palsu kepada orang lain, dan ketika dia tertangkap basah, mantan perdana menteri itu menyebut itu sebagai “tuduhan tak berdasar”.

Menteri mengatakan bahwa Khan tidak menanggapi pemberitahuan apa pun tentang kasus Toshakhana dan juga tidak bergabung dalam penyelidikan apa pun.


— Masukan tambahan dari APP

Togel singapore dan togel hongkong sudah pasti sudah tidak asing lagi untuk anda penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong udah berdiri sejak tahun 1990 dan berjalan hingga sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini cuma dapat kita jumpai di negara pengembang seperti singapura dan hongkong. Namun berjalannya sementara membuat Pengeluaran HK jadi industri perjudian online terbesar di Asia lebih-lebih Indonesia.

Di negara kita sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong berhasil menduduki peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Togel Sydney udah sukses beroleh verified berasal dari instansi World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore terlampau aman untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online setiap harinya.

Di era teknologi canggih, kini permainan togel sidney sanggup kami mainkan secara gampang. Karena di sini para member lumayan mempunyai ponsel yang di dukung jaringan internet bagus untuk sanggup mengakses bersama dengan situs togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus tentu saja kini para member sanggup bersama enteng belanja angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.