Moderna menggugat Pfizer, BioNTech atas pelanggaran paten vaksin COVID-19
Health

Moderna menggugat Pfizer, BioNTech atas pelanggaran paten vaksin COVID-19

Moderna menggugat Pfizer, BioNTech atas pelanggaran paten vaksin COVID-19
Kombinasi gambar file yang dibuat pada 05 Agustus 2020 ini, menunjukkan tanda untuk perusahaan farmasi Pfizer di sebuah gedung di Cambridge, Massachusetts, pada 18 Maret 2017 dan kantor pusat Moderna di Cambridge, Massachusetts pada 18 Mei 2020. — AFP
  • Tuntutan hukum mengatur pertikaian berisiko tinggi antara produsen terkemuka tembakan COVID-19.
  • “Pfizer dan BioNTech menyalin teknologi ini, tanpa izin Moderna, untuk membuat Comirnaty,” kata Moderna.
  • Tuntutan hukum tidak mencari penghapusan vaksin saingan atau perintah pada penjualan di masa depan.

WASHINGTON: Moderna pada hari Jumat mengatakan pihaknya menggugat pembuat vaksin saingannya Pfizer dan BioNTech, menuduh mitra tersebut melanggar patennya dalam mengembangkan suntikan COVID-19 mereka yang diberikan kepada ratusan juta orang di seluruh dunia.

Tuntutan hukum membuat pertarungan berisiko tinggi antara produsen terkemuka suntikan COVID-19 yang merupakan alat utama dalam perang melawan penyakit.

“Moderna percaya bahwa vaksin COVID-19 Pfizer dan BioNTech Comirnaty melanggar paten yang diajukan Moderna antara 2010 dan 2016 yang mencakup teknologi mRNA dasar Moderna,” kata perusahaan biotek yang berbasis di AS itu dalam sebuah pernyataan.

“Pfizer dan BioNTech menyalin teknologi ini, tanpa izin Moderna, untuk membuat Comirnaty,” kata Moderna.

Pfizer dan BioNTech mengatakan mereka belum sepenuhnya meninjau keluhan tersebut, tetapi menyatakan terkejut atas litigasi tersebut.

“Vaksin Pfizer/BioNTech COVID-19 didasarkan pada teknologi mRNA milik BioNTech,” kata sebuah pernyataan. “Kami akan membela diri dengan penuh semangat terhadap tuduhan gugatan.”

Teknologi mRNA yang digunakan dalam suntikan Moderna dan Pfizer-BioNTech berbeda dari vaksin tradisional, yang mengandalkan suntikan bentuk virus yang lemah atau mati untuk memungkinkan sistem kekebalan mengenalinya dan membangun antibodi.

Sebaliknya, vaksin mRNA memberikan instruksi ke sel untuk membangun bagian protein lonjakan yang tidak berbahaya yang ditemukan di permukaan virus yang menyebabkan COVID-19.

Setelah membuat protein lonjakan ini, sel dapat mengenali dan melawan virus asli, yang dipuji sebagai kemajuan besar dalam pengembangan vaksin.

‘Alat utama melawan pandemi mematikan’

Tembakan tersebut telah berulang kali menjadi subyek klaim yang tidak akurat bahwa mereka berbahaya, tetapi otoritas kesehatan mengatakan bahwa keduanya aman dan efektif.

Tuntutan hukum – di pengadilan distrik AS di Massachusetts, dan di pengadilan regional di Dusseldorf, Jerman – tidak mencari penghapusan vaksin saingan atau perintah penjualan di masa depan.

Moderna mengatakan telah mulai membangun teknologi pada 2010 dan mematenkan virus corona pada 2015 dan 2016, yang memungkinkan peluncuran bidikannya dalam “waktu singkat” setelah pandemi melanda.

Virus ini telah membunuh setidaknya 6,48 juta orang di seluruh dunia sejak 2020 dan membuat hampir 600 juta orang sakit, menurut pelacak Universitas Johns Hopkins.

Selain kematian dan penderitaan, penyakit ini telah menyebabkan pembentukan kembali kehidupan mulai dari perubahan norma tentang bekerja dari rumah hingga perebutan rantai pasokan dan tenaga kerja.

Moderna mengatakan pihaknya berjanji pada Oktober 2020 untuk tidak menegakkan paten terkait COVID-19 sementara pandemi berlanjut, tetapi kurang dari dua tahun kemudian mengubah sikap itu ketika pertarungan bergeser.

“Moderna mengharapkan perusahaan seperti Pfizer dan BioNTech untuk menghormati hak kekayaan intelektualnya dan akan mempertimbangkan lisensi yang wajar secara komersial jika mereka memintanya untuk pasar lain,” katanya.

“Pfizer dan BioNTech telah gagal melakukannya,” tambah perusahaan itu.

Jenis tuntutan hukum ini tidak pernah terdengar di industri farmasi, di mana paten dapat bernilai miliaran dolar, dan dapat memakan waktu bertahun-tahun untuk diselesaikan.

Togel singapore dan togel hongkong tentunya udah tidak asing lagi untuk anda penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong udah berdiri sejak th. 1990 dan berjalan sampai sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini cuma bisa kami jumpai di negara pengembang seperti singapura dan hongkong. Namun berjalannya pas mengakibatkan togel sdy menjadi industri perjudian online terbesar di Asia bahkan Indonesia.

Di negara kita sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong sukses menempati peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat pengeluaran sgp hari ini udah sukses mendapatkan verified berasal dari lembaga World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore sangat safe untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap-tiap harinya.

Di jaman teknologi canggih, kini permainan singapore prize sanggup kita mainkan secara gampang. Karena di sini para member memadai punyai ponsel yang dapat dukungan jaringan internet bagus untuk dapat terhubung bersama web togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus tentu saja kini para member mampu dengan mudah belanja angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.