Pejabat UEA mengunjungi hotel Arshad Sharif di Dubai
Pakistan

Pejabat UEA mengunjungi hotel Arshad Sharif di Dubai

Pejabat UEA mengunjungi hotel Arshad Sharif di Dubai
Wartawan Arshad Sharif. —Arshad Sharif/Facebook
  • Nama Salim Abdullah disebutkan dalam surat-surat resmi yang disiapkan oleh penyelidik Pakistan untuk memastikan fakta tentang pembunuhan Sharif
  • Penyelidik Pakistan telah menyurati Konsulat Jenderal Pakistan di Dubai untuk membantu mereka mengidentifikasi Salim Abdullah.
  • Tim juga ingin mewawancarai Arsalan Satti yang diposting di Konsulat Jenderal Pakistan di Dubai.

LONDON: Seorang pejabat pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) mengunjungi jurnalis yang terbunuh Arshad Sharif di Millennium Hotel Dubai pada 19 Agustus, Berita Geo telah belajar.

Nama Salim Abdullah muncul di surat kabar resmi yang disiapkan oleh penyelidik Pakistan untuk memastikan fakta tentang Sharif pembunuhan.

Tim beranggotakan dua orang – yang terdiri dari Direktur FIA Athar Wahid dan Wakil Direktur Jenderal IB Omar Shahid Hamid – telah menulis dalam sebuah laporan bahwa “seorang pejabat UEA Salim Abdullah dilaporkan bertemu dengan Sharif di Hotel Millennium Al Basher, Al Bashra Dubai pada 19 Agustus (antara 14.00 hingga 16.00 waktu UEA)”.

Penyelidik Pakistan telah menyurati Konsulat Jenderal Pakistan di Dubai untuk membantu tim Pakistan dalam mengidentifikasi Salim Abdullah berkoordinasi dengan polisi Dubai.

Sharif tiba di Kenya pada 20 Agustus atas surat undangan yang dikirimkan kepadanya oleh Waqar Ahmad, yang dijemput oleh saudara laki-lakinya Khurram Ahmad ketika dia dibunuh. Waqar memberi tahu polisi bahwa dia mengundang dan menjamu Sharif di Tariq Wasipermintaan.

Tim pencari fakta Pakistan telah menulis surat kedua kepada otoritas Dubai untuk memberikan informasi yang belum dibagikan sampai sekarang meskipun ada dua permintaan.

Tim pencari fakta telah meminta daftar panjang hal-hal untuk membantu penyelidikan: salinan visa dan dokumen perjalanan terkait yang dikeluarkan untuk Sharif; identifikasi tempat tinggal Sharif selama tinggal di Dubai dari 10-20 Agustus; rekaman CCTV tempat; pemetaan pergerakan Sharif selama tinggal di Dubai; info apapun mengenai orang yang dia temui selama dia tinggal; klarifikasi tentang apakah visa Sharif dibatalkan dan jika ya mengapa; Call Detail Record (CDR) dari nomor Dubai Sharif yang dia gunakan selama dia tinggal; data kedatangan dan keberangkatan pemegang paspor Pakistan dari 10-20 Agustus; dan informasi apa pun tentang apakah ada pejabat pemerintah UEA yang bertemu dengan Sharif dan memintanya untuk meninggalkan negara tersebut.

Tim Pakistan telah menulis surat kepada Konsulat Jenderal di Dubai untuk berkoordinasi dengan otoritas UEA dan membantu mendapatkan catatan detail panggilan (CDR) nomor Tariq Wasi dan Salman Iqbal di Dubai. Keduanya membantah terlibat dalam pembunuhan itu.

Tim pencari fakta telah menulis surat kepada Kementerian Luar Negeri Pakistan yang menyatakan telah mengunjungi Dubai pada 14 November selama beberapa hari untuk menyelidiki dan meminta Konjen untuk berkoordinasi dengan polisi Dubai untuk penyediaan data.

“Namun, informasi/catatan yang diperlukan belum diberikan. Oleh karena itu, diminta agar otoritas terkait di UEA dapat didekati untuk penyediaan data yang diperlukan untuk menyelesaikan proses pencarian fakta karena Mahkamah Agung Pakistan telah memberikan arahan untuk menyerahkan laporan tersebut, ”katanya.

Tim juga mengungkapkan ingin mewawancarai Arsalan Satti, yang ditempatkan di Konsulat Jenderal di bagian visa, untuk menghadap tim tetapi pejabat tersebut tidak muncul. Penyelidik Pakistan sekarang telah meminta Satti untuk menghadap tim untuk diinterogasi pada 28 November.

Tim pencari fakta juga telah menulis surat kepada kepala polisi di Islamabad, Sindh dan Balochistan untuk memberikan pemberitahuan kepada mereka yang telah mendaftarkan kasus terhadap Sharif dan lainnya.

Pemberitahuan telah diberikan kepada Ghulam Murtaza Chandio yang mendaftarkan FIR melawan Sharif di Islamabad; Ashiq Ali, Tayyab Hussain, Amir Ali dan Abdur Rauf di Sindh dan Muhammad Ayub, Shah Muhammad dan lainnya di Balochistan.

FIA juga telah mengirimkan pemberitahuan kepada Syed Tasneem Haider Shah yang mengklaim bahwa rencana pembunuhan terhadap ketua PTI Imran Khan dan jurnalis yang dibunuh dibuat oleh PML-N di London tetapi dia telah menerima bahwa dia telah tidak ada bukti apapun untuk membuktikan klaimnya dan bahwa penembak PM Imran Khan telah mencapai Kenya dan barang milik Sharif telah mencapai London.

Togel singapore dan togel hongkong sudah pasti sudah tidak asing ulang untuk kamu penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong udah berdiri sejak tahun 1990 dan berlangsung sampai sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini cuma mampu kami jumpai di negara pengembang seperti singapura dan hongkong. Namun berjalannya selagi membawa dampak togel singapura menjadi industri perjudian online terbesar di Asia apalagi Indonesia.

Di negara kita sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong sukses menempati peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat prize singapore sudah berhasil beroleh verified berasal dari instansi World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore terlalu safe untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap-tiap harinya.

Di masa teknologi canggih, kini permainan keluaran sgp dapat kita mainkan secara gampang. Karena disini para member cukup memiliki ponsel yang didukung jaringan internet bagus untuk bisa mengakses bersama dengan situs togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus tentunya kini para member mampu dengan gampang belanja angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.