Pembeli beralih ke merek pesaing setelah satu pengalaman buruk, acara jajak pendapat
World

Pembeli beralih ke merek pesaing setelah satu pengalaman buruk, acara jajak pendapat

Pembeli beralih ke merek pesaing setelah satu pengalaman buruk, acara jajak pendapat
Gambar representasional. — AFP/File
  • Jajak pendapat menunjukkan 54% konsumen berhenti menggunakan merek setelah satu pengalaman negatif.
  • Alasan lain putusnya konsumen dengan merek adalah ketika ada informasi produk yang tidak konsisten atau usang.
  • Pembeli mengatakan memiliki pengalaman online yang positif […] mungkin meyakinkan mereka untuk mencoba merek lain.

Sebuah jajak pendapat baru-baru ini terhadap 2.000 orang Amerika menemukan bahwa 54% konsumen berhenti menggunakan merek setelah satu pengalaman negatif, dengan milenium menjadi 57% kemungkinan besar untuk melakukannya.

Jajak pendapat tersebut juga menemukan bahwa pemecah kesepakatan nomor satu untuk putusnya konsumen dengan suatu merek adalah ketika ada informasi produk yang tidak konsisten atau usang (24%).

“Hasil kami menunjukkan peningkatan kebutuhan akan lebih banyak merek untuk memahami pengalaman pelanggan tidak terbatas pada titik pembelian,” kata Ray Hein, CEO Propel Software, dalam sebuah pernyataan.

“Dua pertiga konsumen sekarang mengharapkan merek untuk terlibat dengan mereka dengan baik setelah penjualan, mengantisipasi kebutuhan mereka, dan memperbaiki pengalaman buruk dengan cepat. Perusahaan yang mendapatkan hak ini berada di jalur cepat untuk mendapatkan dan mempertahankan lebih banyak pelanggan daripada pesaing mereka yang lebih lambat.”

Namun, pembeli juga mengatakan bahwa memiliki pengalaman online yang positif seperti balasan cepat atau postingan lucu dapat meyakinkan mereka untuk mencoba merek lain (51%).

Jajak pendapat juga mengungkapkan bahwa konsumen adalah yang paling sensitif tentang teknologi mereka dan dengan demikian paling mungkin memutuskan hubungan dengan smartphone (37%), TV dan peralatan dapur (36%) dan mobil (35%).

“Tidak mengherankan, 63% konsumen mengatakan pandemi telah sangat mengubah ekspektasi mereka saat membeli produk. Merek perlu menjadi pendengar yang lebih baik, mengevaluasi kembali bagaimana mereka mengembangkan produk mereka berdasarkan kebutuhan konsumen, mulai dari menemukan cara inovatif untuk meningkatkan keterjangkauan hingga menawarkan add-on berbasis langganan,” tambah Hein.

Togel singapore dan togel hongkong tentu saja udah tidak asing kembali untuk anda penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong sudah berdiri sejak th. 1990 dan berjalan hingga sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini cuma dapat kami jumpai di negara pengembang layaknya singapura dan hongkong. Namun berjalannya selagi menyebabkan Data SGP menjadi industri perjudian online terbesar di Asia bahkan Indonesia.

Di negara kita sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong berhasil duduki peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Pengeluaran Hongkong udah sukses beroleh verified berasal dari lembaga World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore terlampau aman untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap tiap harinya.

Di era teknologi canggih, kini permainan prize sgp sanggup kami mainkan secara gampang. Karena disini para member memadai miliki ponsel yang di dukung jaringan internet bagus untuk dapat mengakses bersama dengan web site togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus pastinya kini para member dapat bersama ringan membeli angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.