PM Shehbaz ‘mendesak’ Imran Khan untuk mengajukan kasus pencemaran nama baik terhadap FT karena menerbitkan ‘artikel dakwaan’
Pakistan

PM Shehbaz ‘mendesak’ Imran Khan untuk mengajukan kasus pencemaran nama baik terhadap FT karena menerbitkan ‘artikel dakwaan’

PM Shehbaz ‘mendesak’ Imran Khan untuk mengajukan kasus pencemaran nama baik terhadap FT karena menerbitkan ‘artikel dakwaan’
Ketua PTI Imran Khan (kiri) dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif. — AFP/Reuters
  • PM Shehbaz mengatakan jika Imran Khan tidak mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap FT, itu akan “membuktikan betapa beraninya dia berbohong”.
  • Mengatakan Imran Niazi adalah sekelompok kontradiksi besar, kebohongan dan kemunafikan.
  • Menambahkan artikel FT “menjerit fakta” tentang PTI.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif telah “mendesak” Ketua PTI Imran Khan untuk mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap Waktu keuangan karena menerbitkan artikel indikasi di mana publikasi mengungkapkan bahwa PTI, pada tahun 2013, menerima dana dari luar negeri.

Melalui Twitter, PM Shehbaz menulis: “Jika dia tidak melakukannya [file a defamation case against FT] [and] Saya yakin dia tidak akan melakukannya, itu akan membuktikan sekali lagi betapa beraninya dia berbohong [and] menipu rakyat Pakistan.”

Menurut FT artikel, Taipan Pakistan Arif Naqvi membiayai pesta tersebut pada tahun 2013 dengan menjadi tuan rumah turnamen kriket di tanah pedesaannya di desa Oxfordshire di Wootton dari 2010 hingga 2012.

Laporan tersebut menyatakan bahwa “Naqvi mentransfer tiga angsuran langsung ke PTI pada tahun 2013 dengan jumlah total $2,12 juta”.

Para tamu diminta untuk membayar antara £ 2.000 dan £ 2.500 masing-masing untuk hadir, menurut publikasi Inggris. Mengutip Naqvi, laporan itu menambahkan bahwa uang itu digunakan untuk “penyebab filantropi” yang tidak ditentukan.

“Dana yang dikucurkan ke Wootton Cricket dari perusahaan dan individu, termasuk setidaknya £2 juta dari menteri pemerintah Uni Emirat Arab yang juga anggota keluarga kerajaan Abu Dhabi,” bunyi pernyataan tersebut. FT laporan.

Perlu dicatat bahwa partai politik di Pakistan tidak diizinkan untuk menerima dana dari warga negara asing dan perusahaan, tetapi rincian akun dan email Wootton Cricket dilihat oleh FT untuk periode antara 28 Februari dan 30 Mei 2013, terungkap bahwa baik perusahaan dan warga negara asing, serta orang Pakistan, mengirim jutaan dolar ke Wootton Cricket setelah itu dana ditransfer ke PTI di Pakistan.

Sebelumnya, perdana menteri, dalam tweet lain, mengatakan bahwa cerita itu membawa beberapa “fakta yang menjerit” ke depan.

“Bisakah itu menjadi lebih memberatkan? sandiwara kejujuran yang memproklamirkan diri [and] kebenaran telah dihancurkan oleh Waktu keuangan cerita yang merinci aliran dana asing ke rekening bank PTI. Imran Niazi adalah sekelompok kontradiksi besar, kebohongan [and] kemunafikan. Menjeritkan fakta!” tulisnya.

tanggapan Khan

Sebagai tanggapan, Khan, saat menjawab pertanyaan tentang dugaan keterlibatan taipan Pakistan Arif Naqvi dalam keuangan PTI, mengatakan bahwa dia telah mengenal Naqvi selama 20-25 tahun terakhir. “Dia [Naqvi] menguntungkan negara karena dia adalah manusia berbakat yang bisa menguntungkan negara dengan kebangkitannya.

“Naqvi dulu memberi kami jumlah yang besar dan kuat untuk rumah sakit kanker; dia juga mengadakan dua makan malam penggalangan dana untuk PTI pada tahun 2012, mengatur pertandingan di London, memanggil pengusaha top di Dubai — uang dikumpulkan seperti ini di seluruh dunia.”

Dia menegaskan partainya adalah partai pertama yang mengumpulkan uang melalui penggalangan dana politik, “kami memiliki database 40.000 donor. Sekitar Rs9 miliar dikumpulkan setiap tahun untuk rumah sakit kanker. PPP dan PML-N bahkan tidak punya database kenapa tidak dimintai keterangan soal dananya?”

Khan lebih lanjut menambahkan bahwa tidak ada uang yang diambil melalui cara tersembunyi, dan semua transaksi dilakukan melalui saluran perbankan yang tepat.

Menganggap kasus Naqvi sebagai “tragedi besar”, Khan mengatakan bahwa kasus tersebut masih tertunda. “Tidak ada yang kehilangan apa pun, semua orang menerima bagian mereka; namun, ada beberapa kejanggalan. Kembali pada tahun 2012, tidak ada tuduhan terhadap Naqvi bahwa dia adalah bintang terang Pakistan pada waktu itu,” katanya, menambahkan bahwa semua ini terjadi dengan Naqvi yang “miskin” pada tahun 2019.

Togel singapore dan togel hongkong tentunya telah tidak asing ulang untuk anda penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong telah berdiri sejak tahun 1990 dan berlangsung hingga sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini cuma mampu kita jumpai di negara pengembang layaknya singapura dan hongkong. Namun berjalannya waktu membuat Lagutogel jadi industri perjudian online terbesar di Asia apalagi Indonesia.

Di negara kita sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong berhasil mendiami peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Keluaran HK telah sukses beroleh verified berasal dari instansi World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore terlalu aman untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap tiap harinya.

Di jaman teknologi canggih, kini permainan keluaran sgp terlengkap bisa kita mainkan secara gampang. Karena disini para member cukup miliki ponsel yang didukung jaringan internet bagus untuk sanggup terhubung dengan web site togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus pastinya kini para member bisa bersama dengan ringan membeli angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.