Remaja di India ditangkap karena melamar gadis berusia 13 tahun di media sosial
World

Remaja di India ditangkap karena melamar gadis berusia 13 tahun di media sosial

Remaja di India ditangkap karena melamar gadis berusia 13 tahun di media sosial
Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun di Pune India melamar teman sekolahnya yang berusia 13 tahun secara terbuka di media sosial.— Unsplash

Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun di Pune India melamar teman sekolahnya yang berusia 13 tahun secara terbuka di media sosial setelah itu dia ditangkap oleh polisi, lapor media lokal India.

Polisi Hadapsar melaporkan bahwa anak laki-laki, yang merupakan siswa kelas delapan, mengklik foto-foto gadis itu dan mengumpulkannya untuk dibuatkan video untuk media sosial. Dia memposting kompilasi di media sosial dan meminta gadis itu untuk menikah dengannya.

Remaja itu juga mengancam gadis itu bahwa dia akan menghadapi “konsekuensi yang mengerikan” jika dia melakukannya menolak untuk berteman dia, kata pihak berwenang kepada media.

Ketika gadis itu mengetahui tentang video tersebut, dia memberi tahu orang tuanya setelah itu mereka mengajukan pengaduan ke kantor polisi setempat. Orang tua khawatir tentang anak di bawah umur yang meminta gadis itu untuk menjadi istrinya dan memposting fotonya tanpa persetujuan.

Inspektur polisi senior di kantor polisi Hadapsar Arvind Gokule mengatakan sekolah tempat para remaja itu sedang mengadakan ujian. Gokule mengatakan bahwa orang tua anak laki-laki tersebut telah diberitahu dan tindakan akan diambil setelah ujian selesai.

“Kami telah mengeluarkan pemberitahuan kepada orang tua anak laki-laki itu dan meminta mereka untuk datang ke stasiun setelah ujian,” katanya seperti dikutip dari Waktu Hindustan.

“Kemudian kami akan menampilkannya di depan komite kesejahteraan anak dan mereka akan mengambil tindakan yang diperlukan,” tambah pejabat itu.

Insiden itu terjadi pada 17 November. Orang tua mendaftarkan pengaduan pada 21 November.

Ini bukan pertama kalinya seorang anak laki-laki di India mengancam seorang gadis saat melamarnya. Ada banyak kasus di mana anak perempuan dibunuh atau disakiti secara serius oleh laki-laki muda karena menolak menikahi mereka.

Belum lama ini, seorang wanita Jharkhand dibakar oleh seorang pria yang dia tolak untuk berteman. Pemuda yang membakar wanita berusia 19 tahun itu hingga tewas terlihat tersenyum usai ditangkap polisi.

Wanita yang merupakan seorang mahasiswa ini awalnya selamat dengan 90% tubuhnya terbakar tetapi akhirnya meninggal karena luka-lukanya.

Menurut pernyataan yang diberikan korban kepada seorang hakim eksekutif dengan susah payah, dia meneleponnya lebih dari seminggu yang lalu memintanya untuk menjadi temannya. Ketika dia menolak, dia mengancam akan membunuhnya.

Togel singapore dan togel hongkong pastinya sudah tidak asing lagi untuk kamu penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong udah berdiri sejak tahun 1990 dan terjadi sampai sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini cuma bisa kita jumpai di negara pengembang layaknya singapura dan hongkong. Namun berjalannya saat sebabkan keluar hk menjadi industri perjudian online terbesar di Asia apalagi Indonesia.

Di negara kami sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong sukses tempati peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat hk keluar sudah sukses beroleh verified dari lembaga World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore amat aman untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap-tiap harinya.

Di era teknologi canggih, kini permainan prize singapore dapat kita mainkan secara gampang. Karena disini para member lumayan memiliki ponsel yang dapat dukungan jaringan internet bagus untuk bisa terhubung bersama web togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus tentu saja kini para member bisa dengan mudah membeli angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.