Rusia mengatakan Barat, tidak seperti China, ‘menembak diri mereka sendiri di kepala’ di atas Ukraina
World

Rusia mengatakan Barat, tidak seperti China, ‘menembak diri mereka sendiri di kepala’ di atas Ukraina

Rusia mengatakan Barat, tidak seperti China, ‘menembak diri mereka sendiri di kepala’ di atas Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping selama pertemuan mereka di sela-sela KTT BRICS, di Brasilia, Brasil, pada 13 November 2019. — Reuters
  • Barat telah menembak dirinya sendiri di atas energi, kata Rusia.
  • Putin berbicara dengan Xi, memuji hubungan dengan Beijing.
  • Xi mengatakan China mendukung Putin dalam hal kedaulatan.

LONDON: Rusia mengatakan pada Rabu bahwa Barat telah “menembak kepalanya sendiri” dengan mencoba membatasi impor energi dari ladang minyak dan gas Siberia karena konflik Ukraina, sangat kontras dengan China yang telah meningkatkan pengiriman energi.

Perang di Ukraina – dan upaya Barat untuk mengisolasi Rusia sebagai hukuman atas invasi – telah membuat harga gandum, minyak goreng, pupuk dan energi melonjak sementara Eropa telah berjanji untuk mengurangi ketergantungannya pada minyak dan gas Rusia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova mengatakan kemitraan strategis Rusia dengan China telah menahan upaya Barat untuk menabur perselisihan sementara Amerika Serikat dan sekutu Eropanya telah menghancurkan hubungan mereka dengan Moskow.

“Pasokan energi terus meningkat: China tahu apa yang diinginkannya dan tidak menembak dirinya sendiri di kaki. Sementara di sebelah barat Moskow, mereka menembak diri mereka sendiri di kepala,” kata Zakharova kepada wartawan.

“Barat mengisolasi diri dari kami,” kata Zakharova.

Dia menyebut Uni Eropa sedang merencanakan jalan “bunuh diri” dengan mencoba mendiversifikasi energi Rusia yang telah memasok Jerman sejak puncak Perang Dingin.

Rusia adalah pengekspor minyak terbesar kedua di dunia setelah Arab Saudi dan pengekspor gas alam terbesar di dunia.

Zakharova mengatakan sumber daya diplomatik Rusia telah dialihkan dari Eropa, Amerika Serikat dan Kanada ke Asia, Afrika, dan bekas Uni Soviet.

Presiden Vladimir Putin mengatakan hubungan dengan China adalah yang terbaik yang pernah ada dan memuji kemitraan strategis yang bertujuan melawan pengaruh AS.

‘Kemitraan strategis’

Amerika Serikat dan kekuatan Eropa menyalahkan keputusan Putin untuk menyerang Ukraina sebagai alasan hubungan dengan Barat merosot ke tingkat terendah sejak Krisis Rudal Kuba 1962 – termasuk sanksi terberat dalam sejarah modern.

Putin, yang menyebut perang itu sebagai “operasi militer khusus”, menyalahkan Amerika Serikat karena mempermalukan Rusia setelah jatuhnya Uni Soviet pada 1991 dan mengancam Moskow dengan memperbesar aliansi militer NATO.

Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari untuk menurunkan kemampuan militer tetangga selatannya, membasmi orang-orang yang disebutnya nasionalis berbahaya dan membela penutur bahasa Rusia di dua wilayah timur Ukraina.

Ukraina mengatakan Rusia telah meluncurkan perampasan tanah bergaya kekaisaran dan tidak akan pernah menyerahkan wilayahnya ke Rusia, yang menguasai petak-petak Ukraina selatan dan timur.

Presiden China Xi Jinping mengatakan kepada Putin selama panggilan telepon pada hari Rabu bahwa China dan Rusia bersedia untuk terus saling mendukung dalam masalah yang melibatkan kepentingan inti dan masalah utama seperti kedaulatan dan keamanan, lapor penyiar negara China CCTV.

“Para pemimpin menyatakan bahwa hubungan Rusia-Cina berada pada tingkat tinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan terus meningkat,” kata Kremlin.

“Presiden China mencatat legitimasi tindakan Rusia untuk melindungi kepentingan nasional fundamentalnya dalam menghadapi tantangan keamanannya yang diciptakan oleh kekuatan eksternal.”

Presiden AS Joe Biden mengatakan Barat terkunci dalam pertempuran dengan pemerintah otokratis seperti China dan Rusia.

Baik pejabat Rusia maupun China mengatakan Amerika Serikat sedang menghadapi tantangan untuk beradaptasi dengan dunia di mana ia tidak akan lagi menjadi negara adidaya yang unggul dalam waktu dekat.

Togel singapore dan togel hongkong pastinya sudah tidak asing lagi untuk anda penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong telah berdiri sejak th. 1990 dan terjadi sampai sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini hanya bisa kami jumpai di negara pengembang layaknya singapura dan hongkong. Namun berjalannya sementara memicu prize hk jadi industri perjudian online terbesar di Asia lebih-lebih Indonesia.

Di negara kami sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong sukses duduki peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Keluaran HK Hari Ini udah sukses mendapatkan verified berasal dari instansi World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore terlalu safe untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap tiap harinya.

Di era teknologi canggih, kini permainan togel singapura mampu kita mainkan secara gampang. Karena di sini para member cukup punyai ponsel yang di dukung jaringan internet bagus untuk sanggup terhubung bersama dengan website togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus sudah pasti kini para member bisa bersama dengan mudah belanja angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.