Shaheen Shah Afridi ‘memutuskan’ untuk berpartisipasi dalam BPL yang sedang berlangsung
Sports

Shaheen Shah Afridi ‘memutuskan’ untuk berpartisipasi dalam BPL yang sedang berlangsung

Shaheen Shah Afridi ‘memutuskan’ untuk berpartisipasi dalam BPL yang sedang berlangsung
Pacer Pakistan Shaheen Shah Afridi. —AFP/Berkas

LAHORE: Perintis Pakistan Shaheen Shah Afridi telah memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam Liga Utama Bangladesh (BPL) yang sedang berlangsung, dan akan melanjutkan rehabilitasinya di National High-Performance Center (NHPC) Lahore, kata sumber Berita Geo.

Sumber mengatakan pada hari Sabtu bahwa fast bowler lengan kiri telah merencanakan untuk berpartisipasi dalam BPL dan memainkan dua hingga tiga pertandingan sebagai bagian dari rehabilitasinya.

Namun, perintis sekarang telah memutuskan untuk tidak ikut serta dalam liga dan melanjutkan rehabilitasinya di Pakistan, tambah mereka.

Menurut sumber tersebut, speedster tersebut akan tiba di Lahore minggu depan untuk melanjutkan rehabilitasinya di NHPC.

Pacer telah absen dari seri kandang melawan Inggris dan Selandia Baru karena cedera lutut yang dideritanya selama final Piala Dunia T20 di Australia pada 12 November.

Meskipun Dewan Kriket Pakistan (PCB) klaim “tidak ada tanda-tanda cedera”, Shaheen telah absen selama lebih dari dua bulan sekarang.

Ditetapkan untuk membuat comeback

Saat berlatih bersama timnas menjelang seri one-day international (ODI) melawan Selandia Baru, Shaheen mengatakan dia merasa lebih baik dan bersiap untuk segera kembali.

“Saya siap,” tulis Shaheen dalam sebuah Tweet, membagikan video oleh PCB yang berbicara tentang pemulihan dan rehabilitasinya.

Shaheen memuji fisioterapis tim Cliffe Deacon atas pekerjaan rehabilitasinya dan mengatakan bahwa berada di sisi proses itu menguntungkannya. Pacer juga menyebutkan bahwa manajemen PCB telah memberinya rencana minggu demi minggu untuk kembali ke permainan.

“Minggu ini, yang berakhir hari ini, saya bermain bowling sekitar 19 over. Minggu depan, saya akan bermain bowling sekitar 25 over,” katanya kepada Geo News.

“Senang bisa kembali ke ground, saya sangat merindukan ini semua dan saya berterima kasih kepada Yang Mahakuasa untuk ini,” tambah pemain fast bowler itu.

Menjawab sebuah pertanyaan, Shaheen mengatakan bahwa waktu jauh dari lapangan sangat sulit baginya tetapi keluarga dan teman-temannya memotivasi dia. Tapi lebih dari segalanya, keinginannya untuk bermain untuk Pakistan kembali membuat kepercayaan dirinya tinggi selama periode itu.

Tim Pakistan sangat merindukan layanan perintis premium di musim kandang saat ini, karena menderita kekalahan telak melawan Inggris dalam tiga pertandingan seri Tes, dan kalah di seri ODI 1-2 melawan Kiwi di kandang sendiri.

Togel singapore dan togel hongkong sudah pasti telah tidak asing ulang untuk kamu penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong sudah berdiri sejak tahun 1990 dan berjalan hingga sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini cuma mampu kita jumpai di negara pengembang seperti singapura dan hongkong. Namun berjalannya selagi memicu hongkong prize menjadi industri perjudian online terbesar di Asia apalagi Indonesia.

Di negara kami sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong sukses mendiami peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat totobet sdy telah berhasil mendapatkan verified berasal dari lembaga World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore terlalu safe untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap-tiap harinya.

Di jaman teknologi canggih, kini permainan hk prize bisa kita mainkan secara gampang. Karena di sini para member cukup memiliki ponsel yang dapat dukungan jaringan internet bagus untuk dapat mengakses dengan situs togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus pastinya kini para member dapat bersama gampang membeli angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.