UE menyerukan penerapan 27 konvensi di Pakistan sebelum peninjauan GSP+
Pakistan

UE menyerukan penerapan 27 konvensi di Pakistan sebelum peninjauan GSP+

UE menyerukan penerapan 27 konvensi di Pakistan sebelum peninjauan GSP+
Bendera Eropa berkibar di luar gedung Komisi Eropa, di Brussel. — AFP/File
  • Status GSP plus Pakistan saat ini akan ditinjau pada Desember 2023.
  • Duta Besar Uni Eropa mengatakan lebih banyak konvensi ketenagakerjaan dan hak asasi manusia akan ditambahkan.
  • Menghargai kinerja produsen garmen; menuntut keragaman produk.

Duta Besar Uni Eropa Dr Riina Kionka telah menyerukan implementasi yang efektif dari 27 konvensi hak asasi manusia dan tenaga kerja sebagai Pakistan saat ini. Status GSP plus akan ditinjau kembali pada bulan Desember 2023.

Duta Besar mengatakan bahwa lebih banyak konvensi perburuhan dan hak asasi manusia akan ditambahkan untuk implementasi. Dr Kionka mengunjungi sejumlah unit manufaktur garmen bersama dengan anggota komite eksekutif Asosiasi Produsen & Eksportir Garmen Siap Pakai Pakistan (PRGMEA) dan lainnya.

Dia menghargai kinerja mereka dan menyerukan keragaman produk dan lebih banyak nilai tambah untuk memanfaatkan potensi penuh dari akses pasar ke negara-negara di bawah rezim GSP plus saat ini.

Kemudian dalam pertemuan, kedua belah pihak membahas secara rinci peran usaha kecil dan menengah dalam pertumbuhan ekonomi, pendidikan teknis, pengembangan keterampilan, dukungan Uni Eropa untuk Pakistan di sektor TVET dan promosi tenaga terampil perempuan.

PRGMEA dan Uni Eropa sepakat untuk bekerja pada kewirausahaan perempuan, undang-undang ketenagakerjaan yang lebih baik dan promosi sektor UKM bersama dengan proyek-proyek lainnya.

Duta Besar membahas berbagai ide untuk menyediakan mendukung ke sektor UKM, dengan fokus pada penciptaan hubungan di dalam UE untuk membuka pasar baru bagi produk.

Dr Kionka mengatakan bahwa UE adalah pasar ekspor terbesar untuk barang-barang Pakistan, karena menyumbang sekitar sepertiga dari semua ekspor Pakistan. Dia mengatakan UE dapat membantu Pakistan untuk memperluas ekspornya dan meningkatkan industrinya melalui kerjasama dengan PRGMEA.

Duta Besar menghargai peran PRGMEA dalam meningkatkan kegiatan industri di kawasan itu dan menambahkan bahwa kedutaannya akan berhubungan untuk meningkatkan hubungan bilateral.

Ketua Pusat PRGMEA Mubashar Naseer Butt dan Ketua Zona Waseem Akhtar Khan mengatakan bahwa Pakistan sangat mementingkan kemitraannya dengan UE sebagai salah satu mitra dagang terbesar.

Butt mengatakan bahwa GSP plus telah meningkatkan perdagangan bilateral UE-Pakistan; senilai €12,2 miliar 2021 dibandingkan dengan €6,9 miliar, mewakili peningkatan 78%.

“Skema ini bersinergi positif dengan agenda sosial pemerintah. Sebagai hasil dari peningkatan akses pasar, Compound Annual Growth Rate (CAGR) untuk ekspor Pakistan ke UE meningkat menjadi 7% pada periode pasca-GSP plus dibandingkan dengan 4% dalam 5 tahun sebelum GSP,” tambahnya.

Ketua zona PRGMEA mengatakan bahwa akses bebas tarif ke pasar terbesar untuk tekstil dan pakaian jadi di bawah status GSP plus menyediakan platform yang solid dan struktur insentif untuk mendorong reformasi lebih lanjut di industri dan negara.

“Dengan cara yang sama, manfaat bagi UE adalah pasokan tekstil yang andal dan berbiaya kompetitif bagi bisnis dan konsumen UE serta rantai nilai tekstil yang berkelanjutan, etis, dan semakin dapat dilacak. Hubungan plus GSP UE-Pakistan memiliki kekuatan untuk mengubah ekonomi dan masyarakat Pakistan sambil mewujudkan tujuan UE,” tambahnya.

Butt mengatakan bahwa industri tekstil dan pakaian jadi Pakistan adalah tulang punggung perekonomian, yang merupakan 8,5% dari PDB, 40% dari angkatan kerja industri dan lebih dari 60% dari ekspor negara itu, sementara pangsa manufakturnya adalah 46%.

Ekspor pakaian jadi menunjukkan peningkatan sebesar 28,75 persen menjadi $3,9 miliar selama tahun fiskal 2021-2022 dibandingkan dengan $3,03 miliar pada tahun fiskal sebelumnya. Sektor Garmen dengan nilai tambah adalah pembayar pajak utama dan penghasil lapangan kerja terbesar di seluruh rantai tekstil.

Peserta pertemuan lainnya termasuk mantan ketua PRGMEA Sajid Saleem Minhas, Dr Mufeez ul Islam, Ahmad Hanif, Irfan Khurshid, Muhammad Ali dan Hina Asif.

Awalnya diterbitkan di The News

Togel singapore dan togel hongkong pastinya udah tidak asing lagi untuk kamu penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong telah berdiri sejak tahun 1990 dan berlangsung sampai sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini hanya sanggup kami jumpai di negara pengembang layaknya singapura dan hongkong. Namun berjalannya saat sebabkan keluar sgp menjadi industri perjudian online terbesar di Asia bahkan Indonesia.

Di negara kami sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong sukses mendiami peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Totobet HK sudah sukses meraih verified berasal dari lembaga World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore terlampau safe untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap tiap harinya.

Di jaman teknologi canggih, kini permainan Hongkong Pools bisa kami mainkan secara gampang. Karena di sini para member memadai miliki ponsel yang dapat dukungan jaringan internet bagus untuk bisa mengakses bersama website togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus sudah pasti kini para member mampu bersama enteng belanja angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.