Varian COVID-19 paling menular yang ada di Pakistan: Rumah Sakit Aga Khan
Health

Varian COVID-19 paling menular yang ada di Pakistan: Rumah Sakit Aga Khan

Varian COVID-19 paling menular yang ada di Pakistan: Rumah Sakit Aga Khan
Varian Covid-19 paling menular hadir di Pakistan, kata AKU. Gambar representasional.
  • XBB.1.5 adalah varian Omicron yang paling menular.
  • Kekebalan yang lebih tinggi dikutip di balik rasio positif COVID-19 yang rendah.
  • Pakistan adalah salah satu negara di mana lebih dari 95% orangnya telah divaksinasi penuh.

KARACHI: Rumah Sakit Universitas Aga Khan (AKUH) telah membunyikan alarm yang paling menular XBB.1.5 Subvarian COVID telah terdeteksi di negara tersebut melalui pengurutan genom.

Ini mengutip ‘kekebalan yang sangat baik’ di antara populasi umum serta pengujian yang sangat rendah di negara di belakang deteksi sejumlah kecil kasus COVID-19 di negara tersebut.

“Ya, kami telah menemukan sub-varian XBB.1.5 dari varian Omicron dari SARS-CoV-2 (Coronavirus) melalui pengurutan genom virus dari pasien yang terinfeksi”, kata seorang ahli yang terkait dengan AKU kepada Berita Senin.

Pakar, yang meminta anonimitas, mengatakan kemungkinan pengujian yang rendah adalah alasan mengapa sejumlah kecil kasus COVID-19 dilaporkan dari negara tersebut dan berpendapat bahwa sebagian besar orang yang terinfeksi sub-varian baru Coronavirus tidak tertular. diuji meskipun memiliki infeksi saluran pernapasan atas.

National Institute of Health (NIH) Islamabad Senin mengatakan positif COVID-19 tetap di 0,36% ketika hanya 11 orang dinyatakan positif setelah 3.085 tes dilakukan dan menambahkan bahwa hanya 14 orang dalam kondisi kritis di seluruh negeri.

Mengomentari keberadaan subvarian COVID-19 di Pakistan dan dampaknya, pakar penyakit menular terkenal Dr Rana Jawad Asghar mengatakan XBB.1.5 adalah subvarian varian Omicron yang paling menghindari kekebalan hingga saat ini dan menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia. dunia termasuk Pakistan.

“Untungnya, itu tidak menyebabkan penyakit yang parah sehingga sebagian besar orang yang tertular infeksi saluran pernapasan atas tidak dites sendiri. Sebagian besar orang yang dites setiap hari sebenarnya adalah para pelancong, yang merupakan segmen masyarakat yang lebih sehat sehingga kita tidak mendapatkan situasi COVID-19 yang sebenarnya di negara ini”, tambah Dr. Rana Jawad Asghar.

Menurutnya, pengurutan genom dari kasus positif COVID-19 sangat rendah di Pakistan dibandingkan dengan negara lain di dunia, mengklaim bahwa pengurutan genom hanya dilakukan pada 0,5% kasus, yang sangat rendah dan tidak sistematis. .

Beberapa ahli paru (spesialis dada) dan dokter umum mengonfirmasi ke publikasi bahwa setiap hari ratusan orang dengan infeksi saluran pernapasan atas dilaporkan dari Karachi, mengatakan meskipun mengalami demam tingkat tinggi dengan kondisi mirip flu, pasien ini tidak mau tertular. diuji untuk COVID-19 sehingga mereka disarankan untuk menjalani pengobatan simtomatik.

Pulmonolog dan dokter umum melaporkan sejumlah besar pasien dengan infeksi saluran pernapasan atas.

“Baik COVID-19 dan H1N1 menyebar dengan cepat ke seluruh negeri. Tetapi karena pasien tidak mau dites COVID-19, mereka diberikan pengobatan simtomatik karena mayoritas pasien tersebut tidak memerlukan rawat inap”, seorang ahli paru senior terkait dengan fasilitas kesehatan perawatan tersier terkemuka di Karachi.

Pakar penyakit menular terkenal, Dr Faisal Mehmood percaya bahwa kekebalan yang lebih baik di antara populasi Pakistan karena infeksi sebelumnya dan vaksinasi adalah faktor utama penyebaran virus corona yang lebih rendah meskipun sub-varian yang paling menular beredar di negara tersebut.

“Penduduk Pakistan memiliki tingkat kekebalan yang tinggi karena infeksi dan vaksinasi sebelumnya. Pakistan adalah salah satu negara di mana lebih dari 95% orang telah divaksinasi penuh sementara jutaan orang juga memiliki dosis penguat”, Dr. Mehmood yang merupakan konsultan penyakit menular di AKUH diceritakan Berita.

Menurutnya, pengetesan sangat rendah sehingga kasus COVID-19 tidak terdeteksi, namun digarisbawahi bahwa mereka yang tertular COVID-19 juga tidak mengalami penyakit parah karena kekebalan yang lebih kuat.

Togel singapore dan togel hongkong tentunya telah tidak asing kembali untuk kamu penikmati togel hari ini. Pasalnya togel singapore dan togel hongkong sudah berdiri sejak th. 1990 dan terjadi sampai sekarang. Dulunya permainan menebak angka ini cuma bisa kita jumpai di negara pengembang seperti singapura dan hongkong. Namun berjalannya selagi membuat Keluaran Sidney jadi industri perjudian online terbesar di Asia bahkan Indonesia.

Di negara kita sendiri pasaran togel singapore dan togel hongkong berhasil duduki peringkat ke satu dan ke dua sebagai pasaran togel online terfavorit dan fair play. Hal ini tidak mengherankan, mengingat sydney togel udah sukses beroleh verified dari instansi World Lottery Association (WLA). Hal ini menandahkan bahwa pasara togel hongkong dan togel singapore sangat safe untuk di jadikan sebagai lapak bermain togel online tiap-tiap harinya.

Di jaman teknologi canggih, kini permainan Keluaran Sydney bisa kami mainkan secara gampang. Karena disini para member cukup miliki ponsel yang didukung jaringan internet bagus untuk bisa terhubung dengan web site togel online terpercaya yang kini tersebar luas di pencarian google. Dengan bermodalkan ponsel dan jaringan internet bagus tentunya kini para member mampu dengan enteng membeli angka taruhan togel singapore dan togel hongkong.